Artikel Terbaik 1 (Ku Cerdas Karena Mu): Perkembangan Individu Dilihat dari Sistem Mikro: Pola Asuh Ibu

Keluarga adalah hal yang paling utama dan awal dari terbentuknya karakter seorang individu. Setelah belajar dan mengetahui tentang psikologi, saya sadar bahwa karakter, watak, sifat seorang individu terbentuk karena pengalaman masa lalunya serta terbentuk karena adanya interaksi antara proses belajar di keluarga dan lingkungan di luar keluarga. Ketika kita berbicara tentang keluarga maka hal yang utama adalah adanya ibu dan ayah yang menjadi contoh untuk anak, dimana anak mengikuti perilaku yang ditampakkan oleh ayah maupun ibunya. Apa yang terjadi jika di dalam keluarga tidak ada sosok atau figur ayah atau ibu? Tentu perkembangan anak akan berbeda ketika hanya diasuh dan besarkan oleh single parents yaitu hanya ibu saja ataupun hanya ayah saja.

Saya adalah anak pertama dari 4 bersaudara. Saya kehilangan ibu saya ketika berumur 11 tahun. Saat itu adik saya yang pertama berumur 9 tahun, adik saya yang kedua berumur 3,5 tahun, dan adik saya yang terakhir berumur 1,5 tahun. Pada saat saya kehilangan ibu saya, saya sedang duduk di kelas 6 SD. Ibu saya meninggal karena kanker otot di bagian paha yang dideritanya sejak tahun 1999 sampai 2007. Sejak kecil saya dan adik-adik saya selalu diajarkan untuk mandiri dalam beberapa hal, misalnya membersihkan kamar sendiri, tidur sendiri, dibiasakan agar selalu rapi, bersih, dan juga sopan sama orangtua. Jika disuru oleh orangtua maka tidak boleh membantah. Ibu saya termasuk orang yang keras dan galak dalam mendidik anak-anaknya. Saat saya kecil, ibu saya beberapa kali jika sedang marah atas tingkah laku yang saya dan adik saya lakukan ketika hal itu tidak benar maka ibu saya akan memukul pantat atau betis saya dan adik saya. Tetapi walaupun hal itu menyakitkan saya justru merindukan marah dan pukulan dari ibu saya. Saya rindu dimarahi oleh seorang sosok ibu.

Saya belajar dari ibu saya bahwa sekolah itu penting, tidak boleh manja selama kita bisa melakukannya sendiri jangan pernah merepotkan orang lain. Banyak hal yang saya pelajari ternyata dari ibu saya, tetapi saya baru sadar setelah ibu saya meninggal bahwa saya bisa seperti sekarang karena hasil didikan, kasih sayang, dan perhatian yang diberikan oleh ibu saya. Ibu saya orang yang sangat pemberani, yah mungkin kalo jaman sekarang masuk dalam kategori cewek tangguh. Ibu saya bisa bawa semua jenis motor, walaupun saya belum pernah liat ibu saya bisa bawa semua jenis mobil. Ibu saya orang yang pandai bicara di depan umum, ibu saya juga memiliki banyak teman dari semua kalangan walaupun kalangan istri pejabat seperti DPR apalagi presiden belum menjadi teman ibu saya. Singkat cerita ayah saya seorang polisi sehingga teman-teman ibu saya kebanyakan sesama istri anggota atau bahkan istri bos-bos ayah saya. Intinya ibu saya dalam hal bergaul dan berteman bisa menempatkan posisinya, seperti ketika ia bergaul dengan ibu-ibu Bhayangkara maka dia tidak akan merendah ataupun meninggi ketika dia benar maka hal itu yang dipertahankan.

Ibu saya bisa melakukan hampir semua jenis olahraga. Beberapa yang sering dilakukan dikeluarga saya ketika ibu saya masih hidup adalah voli, renang, dan bulu tangkis. Saat saya kecil saya sering ikut ayah dan ibu untuk pergi kepertandingan voli. Hampir setiap akhir pekan ayah dan ibu bertanding voli, jika tidak ada pertandingan maka kami pergi berenang di kolam renang atau di laut.

Sejak ibu saya meninggal, saya merasa sedih karena ternyata saya sudah tidak bisa merayakan hari ibu seperti anak-anak lainnya. Ketika hari ibu saya ingin pergi ke kubur ibu saya, tetapi kuburan ibu saya sangat jauh yaitu di Gorontalo sehingga saya pergi menjenguk ibu saya hanya bisa setahun sekali. Saya masih ingat beberapa pesan terakhir ibu saya sebelum ibu saya meninggal. Kata ibu saya harus menjaga adik-adik saya, harus sayang sama ayah, biarkan saja kalo memang ayahmu mau menikah lagi, kalian tinggal sama nenek saja. Awalnya saya tidak mengerti ucapan ibu saya untuk apa, tetapi setelah ibu saya meninggal saya dan adik saya yang pertama dan kedua memutuskan untuk tinggal dan menjaga ayah.

Setiap hari saya merindukan ibu saya. Saya sedih dalam hati ketika teman saya bercerita tentang dia yang ditelfon ibunya setiap hari, ketika teman saya cerita dia curhat sama ibunya tentang masalahnya, ketika teman saya bercerita dia marah sama ibunya, ketika teman saya bercerita bahwa dia akhir pekan pergi ke mall bersama ibunya. Walaupun seperti itu saya bersyukur masih punya ayah dan saya sadar bahwa ibu saya sudah berada di tempat yang indah bersama Allah. Sesayang apapun saya sama ibu, tetapi Allah lebih sayang sama ibu. Setiap hari dalam sholat saya selalu mendoakan ibu saya agar bisa ditempatkan di tempat yang layak disisi Allah SWT dan semoga keluarga kami kelak dapat dipertemukan di surga Allah.

Saya hidup bersama ibu saya kurang lebih 11 tahun, saya merasa sedih ketika melihat adik-adik saya yang dapat menghabiskan waktunya hanya sebentar bersama ibu. Setelah ibu saya meninggal adik saya yang kedua dan ketiga terlihat membutuhkan sosok seorang ibu, sedangkan yang ketiga saya tidak tahu bagaimana pertumbuhan psikisnya karena sejak bayi dia sudah dirawat oleh nenek saya. Adik saya yang pertama perempuan mungkin dia yang sangat terpukul dengan kepergian ibu, tapi dia hanya memendamnya sehingga saat sekarang umurnya yang 18 tahun dia mencari perhatian ditempat lain. Saat SMP adik saya sering kabur dari rumah ketika dia berbuat suatu masalah. Saat itu saya belum paham mengapa adik saya berubah seperti ini. saya baru sadar bahwa adik saya memang sedang mencari orang-orang yang bisa membuatnya nyaman ketika saya belajar psikologi.

Kehilangan sosok ibu ditengah-tengah pertumbuhan dan perkembangan seorang anak akan berdampak pada proses sosial dan emosi anak yang menjadi tidak stabil. Kehilangan ibu membuat masing-masing dari kami memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Saat kecil ibu saya sering membelikan pakaian yang sama untuk saya dan adik saya. Ketika ibu saya sudah tidak ada, ayah saya ketika membelikan pakaian kami disuru memilih sendiri sehingga saya dan adik saya memiliki pilihan yang berbeda. Beberapa hari kemudian adik saya terlihat marah, dia merasa bahwa pilihan saya lebih baik daripada pilihannya. Sangat rumit kehidupan yang kami jalani sehingga banyak misteri yang muncul mengapa adik saya bisa tumbuh dan berkembang dengan kepribadian seperti itu.

Menurut orang-orang yang pernah mengasuh saya waktu kecil, mereka melihat perbedaan kasih sayang yang diberikan ayah kepada saya dan adik saya yang pertama. Untungnya ada ibu saya, sehingga ibu saya bisa menyeimbangkan kasih sayangnya terhadap anak-anaknya. Ketika kecil saya tidak mengerti apa-apa, tetapi ketika saya sudah besar dan belajar psikologi saya merasa peran ayah dan ibu sangat penting untuk tumbuh kembang seorang anak. Teori perkembangan kognitif Piaget adalah salah satu teori yang menjelasakan bagaimana anak beradaptasi dengan dan menginterpretasikan objek dan kejadian-kejadian sekitarnya. Menurut teori tahapan Piaget, setiap individu akan melewati serangkaian perubahan kualitatif yang bersifat invariant, selalu tetap, tidak melompat atau mundur. Perubahan kualitatif ini terjadi karena tekanan biologis untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan serta adanya pengorganisasian struktur berfikir.

Piaget mengambil perspektif organismik, yang memandang perkembangan kognitif sebagai produk usaha anak untuk memahami dan bertindak dalam dunia mereka. Menurut Piaget, bahwa perkembangan kognitif dimulai dengan kemampuan bawaan untuk beradaptasi dengan lingkungan.

Ketika saya kecil ibu saya sering merancangkan baju atau busana terutama pada saat 17-agustusan. Kami diminta oleh ibu untuk mengikuti lomba-lomba yang diadakan di daerah tempat kami tinggal. Kami pernah ikut lomba dance, menyanyi, dan fashion show. Ibu saya senang bernyanyi. Ibu selalu memberikan wadah kepada kami agar bisa mengeluarkan potensi yang kami miliki. Jika ibu masih hidup mungkin saya bisa menjadi salah satu penari terhebat di dunia. Dulu saat pulang sekolah ibu saya mengajak saya dan adik saya untuk karaokean di rumah. Banyak hal-hal indah yang terjadi yang tidak bisa saya lupakan. Saya bersyukur karena saya pernah mempunyai sosok ibu yang sangat hebat walaupun hanya sebentar. Ibu saya mengajarkan agar tidak mudah menyerah, selalu coba hal baru, buat suatu inovasi, hidup butuh pengorbanan. Meskipun tidak sedikit penyesalan yang saya rasakan ketika ibu pergi. Sekarang saya hanya bisa membalas kebaikan ibu yang sudah melahirkan saya dan hidup bersama saya selama 11 tahun dengan doa yang tiada henti-hentinya kapanpun dan dimanapun ketika saya mengingat ibu saya akan langsung mengirimkan doa untuknya.

Buat kalian yang masih memiliki ibu, jagalah ibu kalian, rawatlah ibu kalian, bahagiakan ibu kalian selagi sempat. Jangan sampai kalian menyesal ketika kehilangan ibu maka kesempatan untuk membalas kebaikannya pun telah hilang meskipun hanya doa yang bisa kita berikan. Jangan buat ibu menangis, jangan buat ibu sedih dengan perkataan kasar kalian. Begitu besar pengorbanan seorang ibu untuk membahagiakan anaknya.

Terkadang saya merasa ingin seperti teman-teman lain yang begitu dengan mudahnya bisa curhat sama ibunya, mengeluh sakit kepada ibunya. Saya merasa benar-banar kehilangan sosok ibu ketika saya merantau untuk kuliah belajar menimba ilmu di Solo. Saya jauh dari keluarga, saya hanya bisa bercerita kepada ayah, tetapi terkadang saya tidak bisa mengungkapkan semua isi hati saya kepada ayah. Saya merasa beban ayah sudah berat jika saya mengeluh maka ayah saya akan kepikiran. Saya takut dan sedih jika ayah sampai jatuh sakit. Saya hanya punya ayah yang bisa saya bahagiakan. Saya yakin ibu saya dari alam sana selalu menjaga dan memperhatikan kami. Semua hal positif yang saya lakukan saya niatkan untuk Allah SWT dan ibu saya.

Saya rindu ibu, kangen ibu, sebentar lagi hari ibu, tapi ibu tidak ada disini disamping kami. Sekarang ibu hanya bisa kami kenang dalam hati yang terdalam. Ibu hidup dalam hati kami. Tulisan ini saya persembahkan untuk ibu saya dan seluruh ibu di dunia ini. Saya sayang Ibu, saya rindu sekali sama ibu….

 

Daftar Pustaka

 

Penney, Upton. 2012. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Rapat Koordinasi Nasional dan Temu Ilmiah Nasional ILMPI 2016, Bandung

Rapat Koordinasi Nasional dan Temu Ilmiah Nasional ILMPI 2016, Bandung

image

image

image

 

image

“TEMU ILMIAH NASIONAL”
Yuk bagi kamu mahasiswa Psikologi yang mau ikutan lomba
– Social Intervention
– Call for Paper
– Poster Design
– Video Instagram

———-
>> Tema hermes belts Umum : KEJAHATAN SEKSUAL
>> Pendaftaran : 1 Agustus poloponynetwork.com – 16 September 2016
>> Persyaratan peserta :
– Mahasiswa hermes scarf tying application for employment
Psikologi yang Universitasnya tergabung dalam ILMPI
– Peserta boleh perorangan atau kelompok  (jumlah peserta tidak dibatasi)
>> Formulir hermes h belt pendaftran: bit.ly/29cdbvB

More info
www.ilmpi.org/rapat-koordinasi-nasional-2016
______

Follow us on:
Twitter: @rakornas_2016
Instagram: rakornas2016
Facebook: Rakornas Unpad

Contact person:
08132427074 (Karina)

Lomba Artikel “Selamatkan Masa Depanmu”

Lomba Artikel “Selamatkan Masa Depanmu”

 

Assalamu’alaikum.Selamat pagi/siang/malam.

Haiii Anak muda penerus bangsa! Gawat!!

Sudah tahukah kamu? Bahwa pada tahun hermes leather bracelets
2015 sudah click here tercatat angka 5,1 juta orang pengguna “Barang haram” (Narkoba) ini pun mulai menjangkiti semua kalangan, mulai bapak-bapak, ibu-ibu, bahkan hingga calon generasi masa depan bangsa,  remaja dan anak-anak

Mirisnya, kasus ini semakin hari semakin meningkat, BANYAK kerugian bangsa akibat “ulah nakal” Narkoba, moral dan fisik yang ‘mati’
Tapi, jendela harapan masih terbuka bagi mahasiswa sebagai intelektual bangsa, untuk hermes scarf tying application for employment
memberi solusi dan inovasi dalam pemecahan masalah bangsa!

So, siapkah Anda berkontribusi?

Ikutilah LOMBA ARTIKEL “SELAMATKAN MASA DEPANMU”
ILMPI Wilayah III memberikan kamu wadah untuk menuangkan aksi dan kepedulianmu!

Caranya:Daftarkan dirimu dengan mendownload formulir disini,lalu ikuti prosedur selanjutnya replica hermes belt yang tertera di poster kami.

Kami tunggu kontribusimu!

Mari Bergerak menjadi Bermanfaat!  Tunjukan ide dan pemikiranmu, untuk MELAWAN Narkoba di Indonesia!!

#MahasiswaHebat
#MemperingatiHariAntiNarkoba26Juni2016
#AyoIkutLombaArtikel
#ILMPIWIL3

CP: 087727823787(Rifky)

More info :
Twitter: @ILMPI_WIL3
Instagram: @ILMPI_WIL3
Email: ILMPI.WilayahIII@gmail.com
Facebook: FACEBOOK.COM/ILMPIWILAYAH3
Blogspot: ILMPIWIL3.WORDPRESS.COM
Path: ILMPI Wilayah 3

Dairy of Mendoan’s Family: Rakerwil, Upgrading, dan Makrab

Dairy of Mendoan’s Family: Rakerwil, Upgrading, dan Makrab

15 April 2016

Setelah seleksi dan pemilihan anggota ILMPI wilayah III periode 2016-2017, akhirnya anggota-anggota baru dipertemukan diacara Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).  Rapat kerja wilayah tahun 2016 diadakan di kota pelajar, yaitu di Surakata. Universitas Sebelas Maret menjadi tuan rumah Rapat Kerja Wilayah ILMPI Wilayah III kali ini.

 

Sore itu satu persatu pengurus baru ILMPI Wilayah III mulai berdatangan, menuju lokasi penginapan, Asrama Haji Donohudan  yang bertempat di Kabupaten Boyolali. Di sana para peserta disambut oleh panitia dari UNS yang rama-ramah layaknya orang jawa menyapa. Absensi ramai diisi oleh peserta yang datang, setelah itu pembagian PDH dengan menyebutkan nama pengurus satu persatu. Kemudian panitia menunjukkan kamar istirahat masing-masing peserta rakerwil, upgrading, dan makrab. Tempat kami istirahat ini terdiri dari beberapa kamar, maka kami dipersilahkan untuk beristirahat sebelum acara dimulai.

Jum’at  pukul 16.00 WIB acara Pembukaan Rakerwil  dimulai, seluruh pengurus ILMPI Wilayah III periode 2016-2017 berkumpul di aula asrama tersebut. Terdapat 4 sambutan di acara ini, yaitu yang pertama  disambut oleh Alfisa Khoirun Amala selaku Ketua Panitia Rapat Kerja Wilayah ILMPI wilayah III , kemudian sambutan kedua yaitu Fikri Fauzan selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Psikologi dan Abdurrahman Afa H selaku Presiden BEM FK UNS, serta sambutan dari Agus Suyono selaku Koordinator ILMPI Wilayah III sekaligus membuka acara Rakerwil. Acara ini resmi dibuka oleh Agus Suyono pada pukul 16.25 WIB.

Setelah acara sambutan dan pembukaan dilanjutkan dengan Penyematan/ pelantikan Koordinator  Badan oleh Koordinator  Wilayah dimulai dari Badan Kesekertarianatan, Badan Keuangan Wilayah, Badan Informasi dan Komunikasi, BPO, BPPK dan BPPM.

Penyematan koordinator telah selasai dilanjutkan pemenyematan staf  ILMPI periode 2016-2017 oleh koordinator masing-masing badan. Hiburan berupa Tari Saman serta akustik gitar yang dibawakan oleh mahasiswa-mahasiswa UNS menyambut kami setelah acara penyematan pengurus. Karna waktu sudah menunjukkan pukul  17.44 maka kami diberikan waktu kurang lebih 1 jam untuk istirahat, sholat serta makan.

image

Satu jam berlalu begitu cepat, kita berkumpul kembali di aula yang sama pada pukul 18.45 dan rapat musyawarahpun dimulai. Pembahasan dimulai dengan musyawarah pendahuluan yaitu membahas manual acara dan tata tertib musyawarah. Musyawarah ini dipimpin oleh pimpinan sidang sementara 1 yaitu Fikri Fauzan, pimpinan sidang sementara II yaitu Intan Diana Putri dan Notulensi oleh Rasna Addin. Pengesahan sidang disahkan oleh pimpinan sidang sementara I pada pukul 19.25. Selanjutnya pimpinan sidang sementara 1 menyerahkan pimpinan sidang kepada Agus Suyono selaku Koordinator ILMPI wilayah III.

Acara dilanjutkan Musyawarah I yang berupa Pembahasan Program Kerja Wilayah (Rapat Komisi) dimulai pukul 22.00 WIB dengan dipimpin oleh Pimpinan Sidang I yaitu Agus Suyono Kordinator Wilayah, Pimpinan  sidang II Nurin Nusratina selaku Koordinator Badan Keuangan dan Notulensi Triana Nur Baity Koordinator Badan Kesekertariatan Wilayah. Masing-masing badan diberikan waktu unutk berdiskusi, program apa yang akan dijalankan dan targetnya apa. Disini kami diberi waktu 2×45  menit, tetapi karna kemantapan untuk program kerja dari masing-masing badan maka pending 2×10 menit pun di ajukan, lalu koor mengetuk palu untuk permintaan waktu pending, hingga pengajuan pending 2×5 menit untuk memantapkan proker masing-masaing badan. Kemudian diskusi masing-masing selesai dan siap untuk memaparkan proker apa yang akan dijalankan satu tahun kedepan. Kemudian, setelah pending kami melanjutkan musyawarah yang kedua yaitu Musyawarah Pemaparan Program Kerja tiap badan (Pleno). Pembahasan program selesai dimusyawarahkan pada puku 23.30 WIB.

Musyawarah berupa pembahasan program kerja wilayah telah selesai, sehingga selanjutnya akan diadakannya Musyawarah III yang merupakan Pengesahan Program Kerja Wilayah (Rapat Paripurna). Musyawarah ini akan mengesahkan Program Kerja Wilayah yang telah dipaparkan pada Musyawarah II. Pengesahan program kerja wilayah disah kan oleh Pimpinan Sidang dengan dibacakan program kerja masing-masing badan. Pengesahan ini resmi disahkan pada pukul 23.37.

Selanjutnya kami melanjutkan Musyawarah ke IV yaitu Keputusan Tambahan. Hasil dari keputusan tambahan adalah penentuan tempat rapat koordinasi wilayah dan rapaat kerja wilayah untuk selanjutnya. Disini kami dikelompokkan per universitas untuk merapatkan hal tersebut dan siapa yang akan mengajukan tender. Setelah lama berdiskusi akhirnya dibuka rapat kempali untuk penentuan tempat tersebut. Musyawarah diakhiri pada hari Sabtu, 16 April 2016 pukur 00.46 WIB.

16 April 2016

Selesainya musyawarah ini kami pun beristirahat hingga pukul 08.00 WIB pagi hari. Acara pertama pada hari Sabtu tanggal 16 April 2016 adalah Upgrading, sebelum upgrading dimulai terlebih dahulu kami sarapan di ruang yang telah disediakan bersama-sama, sehingga upgrading dimulai pukul 08.30 WIB dengan pembahasan pertama yaitu Sejarah ILMPI oleh Anis Diah Ayu Masita, adalah merupakan ketua dari Rumah Hebat Indonesia. Pembahasan Sejarah ILMPI berakhir pada pukul 09.40, yang langsung dilanjutkan upgrading kedua. Pembahasan upgrading ke-2 ini adalah Sikap dalam Sidang  oleh Rezky Akbar Tri Novan. Pembahasan yang dibawakan oleh Rezky Akbar TN ini diberi waktu hingga pukul 10.50 WIB. Upgrading ke 3 ini diisi oleh Fetty Diniyatul Mudrikah yang membahas tentang Administrasi, Fetty Diniyatul Mudrika ini merupakan Staff dari Badan Kesekertariatan Nasional. Upgrading ke-3 ini berakhir pukul 12.05 WIB, tepat waktunya untuk sholat bagi yang menjalankannya. Waktu istirahat ini sekaligus memberi waktu kami untuk makan siang.

image

Nurin Nusratina sebagai koordinator badan keuangan mengisi upgrading ke-4 setelah kami selesai ishoma yaitu pukul 13.25 WIB. Upgrading ke-4 membahas tentang Administrasi Keuangan yang berakhir pada pukul 14.47 WIB. Dilanjutkan upgrading ke-5 yaitu  Analisis Sosial oleh Rizkiawan Dwi Arso, yang diberikan waktu 1 jam saja unutk membahas dan dilanjutkan coffe break 25 menit. Pukul 16.20 WIB upgrading  yang  diisi oleh Muhammad Abid Mujaddid membahas tentang Manajemen Organisasi dan Manajemen Konflik. Setelah itu Saudara Rendi Septiyanto mengisi upgrading terakhir yang dimulai pukul 17.35. Upgrading sesi terkahir ini membahas tentang Team Work Building. Karna waktu menunjukkan pukul 17.20 maka peserta dipersilahkan untuk istirahat, sholat dan makan.

Waktu menunjukkan pukul 18.48 WIB, matahari sudah tak nampak lagi dan langitpun telah berupah warna menjadi warna yang gelap. Tetapi gelapnya malam malah menambah kehangatan kami, waktu itu. Pada waktu itu kami berkumpul di aula dan kami membentuk lingkaran supaya satu satu dari kami dapat terlihat semua karna kami ingin bercengkrama membagi cerita bersama, cerita bagaimana dahulu perjuangan senior di ILMPI dan bagaimana kekeluargaan dapat terbentuk, satu persatu meluapkan rasa haru, seding, senang, rasa kekeluargaan bersama ILMPI dan kami membawakannya dengan celetukan canda. Setelah asik kami bercerita, kami berkenalan satu dengan lainnya, satu orang memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama, asal universitas, masuk dibagian apa di ILMPI, kemudian menunjukkan gaya khas orang tersebut dan teman teman yang lain menirukannya. Tujuannya adalah agar nama-nama kami mudah diingat. Setelah seru-seruan berkenalan kami keluar membawa kursi dengan layaknya orang duduk tapi berjalan, begitalah kira kira kami mebawa kursi sampai ke lapangan yangcukup luas. Di tengah lapangan itu sudah ada bebakaran api dan senior senior kami di sana.

Kami duduk melingkar bersama yang ditengahnya api yang menyala, lalu kita diberi lilin untuk dinyalakan sehingga begitu terang malam itu karna api yang membara. Sembari duduk kami diintruksikan untuk membawakan hiburan perbadan. Kami diberkan waktu sekitaran 30 menit unruk menyiapkannya. Pertunjukkan kami sederhana namun seru sekali dirasa. Setelah itu kami menyanyi dan berjoget bersama mengelilingi api tersebut diiringi dengan musik akustikan serasa syahdu. Malam yang begitu seru ini berakhir pada puku 02.30 WIB. Kami harus istirahat karna esok kegiatan telah menanti.

17 April 2016

Matahari muncul dengan cepatnya, kami beranjak mempersiapkan diri untuk kegiatan outbond yang dimulai pukul 09.200 WIB. Kami dikelompokkan, yang beranggotakan 5-7 orang satu kelompoknya. Terdapat 4 pos disana yaitu pos tebak – tebakan kata, kemudian ada pos tebak-tekabakan gerak badan yang nantinya akan menjadi sebuah kalimat, lalu ada pos pengetahuan ILMPI disini kami disuguhi pertanyaan seputar ILMPI dan satu permainan dengan pengambilan bendera dengan strategi apabila kak peserta sudah menginjak tanah maka sudah tidak boleh bergerak lagi. Setiap pos kami menampilkan yel-yel dari masing masing kelompok, dan disetiap pos, kelompok yang menang akan diberikan medali emas yang dibuat dari raffia (untuk kalung) dan permen coklat emas (untuk medali emas). Kegiatan yang sangat menyenangkan ini adalah akhir acara upgrading ini.

image

Kami berkemas dan dan memakai baju PDH untuk penutupan acara, sebelum penutupan acara kami membuat sebuah surat hari yang diajarkan oleh Rendy Septiyanto agar kami tidak malu berbicara maka disuruh menulis dikertas lalu dimasukkan ke sebuah amplop, yang nantinya amplop tersebut akan dibagikan setelah acara penutupan. Sesi foto terlebih dahulu untuk mengabadikan  momen. Penutupan acara resmi ditutup oleh Agus Suyono (koorwil) pada pukul 14.20 WIB.

Pelatihan Relawan Tanggap Bencana: Psychological First Aid

image

Salam Bravo!

BPPM Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI) Wilayah III bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Psikologi UNS
menyelenggarakan

“Pelatihan Relawan Tanggap Bencana: Psychological First Aid”

Hari, tanggal : Sabtu-Minggu, 24-25 Oktober 2015
Pukul : 09.00-selesai
Tempat : Bumi Perkemahan Lapangan Kodim Surakarta

Pembicara :
1. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Surakarta
2. Setia Asyanti, S. Psi., M. Si. (Dosen Psikologi UMS)
3. Rendi Septiyanto (Sekretaris Jendral ILMPI)

Acara :
-Materi
-Simulasi
-Sharing pengalaman relawan

HTM : 50.000

Fasilitas :
-Ilmu
-Pengalaman
-Konsumsi
-Sertifikat

Pendaftaran :
Nama lengkap_No hp_Universitas
ke 08567870197 (Nurin)

Pembayaran :
Transfer ke 0335072974 (BNI Syariah a.n. Desy Ristiyani) atau on the spot
Konfirmasi pembayaran 08567870197 (Nurin)

Pelatihan ini dibuka untuk mahasiswa umum juga loh dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Tengah dan Kalimantan.

Jadi, yuk daftar pelatihan ini dan abdikan dirimu untuk masyarakat!

Info lebih lanjut :
Afif 085731404562
Yoga 085740603899
Fikri 085283243604

Pesta Rakyat Psikologi

image

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-70, ILMPI Wilayah III proudly present “PESTA RAKYAT PSIKOLOGI” pada tanggal 16-17 Agustus 2015 bertempat di Lapangan Kampus Psikologi UNS dengan rangkaian acara:
– Dugem (Duduk Gembira)
– Upacara HUT RI ke-70
– Pesta Rakyat (Lomba 17-an)
– Kunjungan ke RHI
Adapun jenis permainan yang dilombakan:
– Bopak (botol paku)
– Drink Up
– Flip Banner
– Bola Basah
– Marbles Estafet
– Pendek-pendekan
So… Come and Join!!! Let’s have fun together!!Jangan sampai ketinggalan momen berharga ini, tunjukkan semangat loyalitasmu 🙂  #GadaLoGaRame #TiadaKesanTanpaKehadiranmu

Video Inspiratif “Sayang Anak, Sayang Bangsa” Persembahan ILMPI Wilayah III

Salam !!!
Kami Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia Wilayah 3 Jawa Tengah dan Kalimantan.
Mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional.

Anak adalah aset bangsa yang berharga.
Tak ternilai dengan pundi-pundi rupiah sekalipun.
Karena masa depan bangsa kita ada pada mereka.
Sekarang mereka belum mengerti.
Sekarang mereka belum faham.
Sekarang mereka hanya bisa menangis dan merengek.
Tapi suatu saat nanti, mereka akan memikul tanggung jawab yang besar.

Tapi bisakah mereka berkembang?
Tumbuh menjadi patriot bangsa yang rupawan?

Faktanya mereka mati sebelum berkembang.
Semakin hari, semakin banyak kasus terdengar.
Pembunuhan anak, perdangangan anak, penyiksaan, pemerkosaan, dan anak yang bekerja.
Banyak yang dikorbankan.
Tawa, canda, serta waktu bermain mereka.
Masa kecil mereka raib begitu saja.

Sudah menjadi tugas kita bersama.
Menjaga dan melihatnya tumbuh semakin dewasa.
Jangan menyalahkan siapapun, pihak manapun, atau lembaga apapun,
Semua itu dimulai dari kita.
Save our child.
because they are our future.

Oleh karena itu, kami ILMPI WILAYAH III mengadakan aksi untuk memperingati Hari Anak Nasional yaitu dengan pembuatan video kampanye Hari Anak Nasional. Kampanye ini untuk memiliki tujuan mengenalkan Hari Anak dengan kemasan video yang inspiratif dan bersifat mengajak untuk melindungi dan menyayanyi anak segaimana mestinya. Dengan tema “Sayang Anak Sayang Bangsa” diharapkan menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat Indonesia agar lebih peka terhadap isu yang berkembang di masyarakat tentang kekerasan anak dan tumbuh kembang anak.

Makrab ILMPI Wilayah III

1432399813062Setelah serangkaian acara ILMPI Goes to Campus di UMK, serta Kunjungan Masyarakat ke Desa Banyumanis, para pengurus ILMPI Wilayah III mengadakan acara malam keakraban (makrab). Makrab dilaksanakan di pantai Gua Manik, Jepara. Selama dua hari satu malam, para pengurus ILMPI Wilayah III kembali menghangatkan keluarga mendoan. Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh para pengurus aktif ILMPI Wilayah III, tetapi dihadiri oleh Sekjen ILMPI, pengurus ILMPI Nasional, dan juga para pengurus ILMPI Demisioner. Acara tersebut diisi dengan kegiatan-kegiatan yang dapat menambah keakraban keluarga pengurus ILMPI Wilayah III. Dengan memanfaatkan pantai, para pengurus ILMPI Wilayah III mengadakan kegiatan outbound. Kegiatan outbound diakhiri dengan saling melempar pasir pantai dan saling menyiram air pantai yang asin. Terkadang para pengurus juga berenang di pantai. Semua pengurus larut dalam kegiatan oubtbound tersebut. Pemandangan indah sunset pun menambah hangat suasana outbound tersebut.

Pada malam harinya diadakat Rapat Koodinasi. Pada kegiatan tersebut diadakan sesi sharing-sharing, yaitu para pengurus menceritakan kesan dan keluh kesahnya selama satu bulan menjadi pengurus ILMPI Wilayah III. Terdapat banyak hal yang harus ditingkatkan berdasarkan penuturan para pengurus tersebut. Setelah itu acara selanjutnya adalah bakar ikan. Para pengurus dan juga para pengurus ILMPI Nasional dan ILMPI Demisioner yang datang menikmati momen tersebut. Setelah itu semuanya makan bersama, kemudian beristirahat.

Setelah itu, pada tengah malam para pengurus ILMPI Wilayah III, Sekjen ILMPI, dan pengurus ILMPI Nasional yang hadir, mengadakan acara api unggun. Semua pengurus bernyanyi dan melakukan ice breaking bersama. Saat itu dimeriahkan juga beberapa tembakan petasan yang ikut menghiasi langit malam yang dipenuhi bintang-bintang. Demi menikmati indahnya bintang-bintang di langit, para pengurus sesekali menengadahkan kepala mereka, hingga akhirnya Rizkiawan D. A. yang memimpin kegiatan tesebut mengizinkan para pengurus untuk berbaring di tanah dan melihat indahnya bintang-bintang di langit.

Rizkiawan D. A. mengucapkan beberapa kata pada saat semua pengurus sedang melihat indahnya bintang-bintang yang membuat suasana semakin khidmat. Ia berkata bahwa para pengurus ILMPI bagaikan bintang-bintang di sana. Mereka yang memilih sendiri, apakah ingin memiliki sinar yang terang atau sinar yang redup.

Sebelum acara makrab ditutup, teman-teman dari Universitas Muria Kudus memberikan kenang-kenangan untuk masing-masing perwakilan universitas yang hadir. Pemberian kenang-kenangan ini diwakili oleh Rizkiawan D. A. selaku Koordinator ILMPI Wilayah III.

IGC di Universitas Muria Kudus

1433236113126ILMPI Wilayah 3 kembali mengadakan acara ILMPI Goes to Campus (22/5). Kali ini acara tersebut diadakan di Universitas Muria Kudus, Kudus, Jawa Tengah dengan tema “Mewujudkan Mimipi bersama demi romantisme ILMPI”. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Psikologi UMK, Ketua BEM Fakultas Psikologi UMK, , Sekjen ILMPI, pengurus ILMPI Wilayah III, serta mahasiswa dan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK).

Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua BEM Fakultas Psikologi UMK, Afifuddin Thoib Bachtiar. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rizkiawan Dwi Arso selaku Koordinator ILMPI Wilayah III dan sambutan oleh Sekertaris Jendral ILMPI, Rendy Septiyanto. Lalu sambutan dari Wakil Dekan, Bu Fajar Kawuryan, S.Psi., M.Si. yang juga menandakan dibukanya acara S__5406746
Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan ILMPI kepada para peserta oleh Okky Febrianto, Rizkiawan Dwi Arso, dan Prayudha Aditama. Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan Teater Aura UMK dan para pengurus ILMPI Wilayah III yang menyanyikan lagu ILMPI Wilayah III. Setelah acara pengenalan dan penampilan teater tersebutS__5406747, diadakan sesi tanya jawab antara peserta acara dengan para pengurus ILMPI untuk dapat mengenal jauh ILMPI khususnya ILMPI Wilayah III kepada mahasiswa dan mahasiswa Universitas Muria Kudus. Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan oleh Ketua BEM Fakultas Psikologi UMK kepada Koordinator ILMPI

Setelah acara ILMPI Goes to Campus selesai, para pengurus ILMPI Wilayah III mengadakan rapat internal yang memutuskan bahwa kegiatan Muswil ILMPI Wilayah III tahun 2016 akan diadakan di Unnes. Setelah itu, acara selanjutnya adalah penampilan stage hypnosis oleh Koordinator ILMPI Wilayah III, Rizkiawan Dwi Arso.

1433236107784 1433236109993