Analisis Sosial : Analisis Dan Pergerakan Mahasiswa Psikologi di Jawa Tengah

Awal dari tulisan ini bermula dengan ungkapan yang sering terdengar di kalangan mahasiswa, yaitu mahasiswa sebagai agen-agen perubahan. Sebagai agen perubahan, mahasiswa dituntut untuk melakukan perubahan dengan ilmu-ilmu yang mereka dapatkan dan miliki selama menuntut ilmu di lingkungan universitas. Mahasiswa juga dituntut untuk lebih peka melihat kondisi sosial masyarakat yang ada dan melakukan perubahan didalamnya. […]

Pengaruh Besar Pola Asuh Orang Tua Terhadap Konsep Diri Pada Anak

Oleh: Pentarina Intan Laksmitawati Berdasarkan tata bahasanya, pola asuh terdiri atas kata pola dan asuh. Dalam kamus umum bahasa Indonesia menyebutkan bahwa kata pola berarti model, sistem, cara kerja, bentuk, sedangkan kata asuh mengandung arti menjaga, merawat, mendidik anak agar dapat berdiri sendiri (Kartini Kartono, 1989: 166). Pola asuh orang tua merupakan pola perilaku orang tua […]

MENGENAL DISSOSIATIF LEBIH DEKAT

Rabu, 27 Mei 2015 Himapsi UNS melalui Literature Club mengadakan diskusi dengan tema “Dissociatif Identity Disorder”. Diskusi diadakan di ruang serba guna psikologi UNS dengan menghadirkan dosen psikologi yaitu Arif Tri Setyanto., S.Psi., M.Psi.psi. walaupun mengambil tema yang populer dikenal dengan nama kepribadian ganda ini, pembahasan didalamnya lebih jauh membahas mengenai Dissociative. Diskusi dimulai pada […]

BEDAH FILM MOTIVASI : MENGGALI HIKMAH DARI SEBUAH PENYAKIT

“Tuhan saja Ridho dengan kondisi anda yang sekarang, lalu mengapa anda tidak ridho ?” –Roro Dwi Astuti, S.Psi,M.Psi Kutipan diatas merupakan salah satu inti dari diskusi yang diadakan oleh ILMPI Wilayah 3 saat melaksanakan diskusi dan sharing dengan warga desa banyumanis, Jepara yang menjadi mantan penderita kusta. Diskusi kali ini dilaksanakan pada tanggal 23 Mei […]

BERUNTUNGNYA PEREMPUAN INDONESIA

Hari kartini yang jatuh setiap tanggal 21 bulan April selalu menjadi media bagi para aktivis perempuan untuk menggelorakan semangat emansipasi, kesetaraan jender dan feminisme. Momentum untuk memperingati hari pahlawan yang memperjuangkan kesetaraan jender dengan surat-surat dan bukunya yang berjudul “habis gelap terbitlah terang” itu selalu menjadi ‘roh’ dan ‘semangat’ dalam setiap gerakan-gerakan tersebut. Bahkan hasilnya […]

Merajut Harapan di Tengah Gedung Pencakar Langit

 “hari ini adalah sejarah, ketika mahasiswa turun dari menara gading. Menjawab tantangan social dengan jiwa kritis dan semangat juang. Membuka tabir dan selubung pengetahuan. Untuk Indonesia” Jakarta merupakan kota metropolitan yang merangkap sebagai ibukota Republik Indonesia. Kota yang sekarang berumur kurang lebih 468 tahun ini masih merupakan primadona untuk mengais harta. Terdapat pameo di masyarakat […]

URGENSI RUU KEPROFESIAN PSIKOLOGI MENGHADAPI TANTANGAN MEA 2015

Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean atau yang biasa disingkat sebagai MEA 2015 hanya tinggal hitungan jari. Diakhir tahun 2015 nanti tepatnya tanggal 31 Desember 2015 tepat pukul 23.59 maka ASEAN akan mempunyai sebuah komunitas pasar bebas dimana seluruh masyarakat Asean dibebaskan mengakses seluruh negara-negara Asean.

Siapapun dapat mencari pekerjaan dinegara-negara yang menjadi anggota asean, mereka akan dibebaskan dari visa dan segala birokrasi yang berbelit lainnya. Selain itu seluruh ekspor dan impor akan dibebaskan dari biaya masuk. Segalanya akan terlihat mudah, menarik dan saling menguntungkan terutama bagi perkembangan dan majunya negara-negara Asean baik disektor ekonomi, kerjasama, solidaritas serta kebudayaan.

Walaupun segalanya akan terlihat mudah, pemberlakuan MEA 2015 ini juga bisa diibaratkan sebagai mata koin. Disatu sisi pemberlakuan ini akan sangat menguntungkan bagi kerjasama multilateral negara-negara Asean, namun disisi yang lain tentunya akan memberikan dampak negatif. Read more about URGENSI RUU KEPROFESIAN PSIKOLOGI MENGHADAPI TANTANGAN MEA 2015