Relasi Hubungan Sehat

Relasi Hubungan Sehat

Nanda Wijayanti

“Tanda berpacaran yang sehat bukan berarti tidak ada konflik sama sekali, tetapi justru ketika konflik muncul, kamu dan pasangan secara bersama saling mengusahakan bagaimana mengatasi konflik tersebut”
– Astrid Wen M.Psi –

Sudahkah kalian memiliki relasi hubungan yang sehat ?

Dewasa ini, kita mengenal istilah komitmen yang terbungkus dalam suatu ikatan bernama pacaran, pacaran merupakan sebuah relasi hubungan yang dilakukan oleh dua insan yang saling mencintai. Pada umumnya stereotip masyarakat beranggapan bahwa pacaran dominan memberikan dampak negatif, padahal dampak negatif atau positif akibat pacaran ditentukan oleh sehat atau tidaknya hubungan yang dijalani oleh pasangan.Relasi hubungan  yang sehat akan membawa pasangan pada kehidupan yang progersif dan suportif. Lalu bagaimana menjalin relasi hubungan yang sehat ? tentunya semua dimulai dari diri sendiri.

Lebih Mengenal Diri Sendiri

Untuk menjalin hubungan yang sehat individu dituntut untuk mengeneli dirinya sendiri dengan baik, hal ini adalah kunci keberhasilan dalam mengenali karakter pasangan

Menghargai Kebutuhan Akutalisasi Diri Sendiri

Kita tahu bahwa dalam diri manusia terdapat keinginan untuk yang terbaik yang dari yang dia bisa, Maslow menyatakan bahwa aktualisasi diri adalah proses menjadi diri sendiri dan mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri masing-masing individu. Dalam relasi hubungan yang sehat diperlukan penghargaan terhadap kebutuhan aktualiasi diri dalam artian harus menjadi diri sendiri dan mengembangkan potensi yang ada.

Tahu Nilai-nilai Yang Kita Usung

Budaya timur berbanding terbalik dengan budaya barat, oleh sebab itu setiap individu harus memiliki prinsip untuk mematuhi norma yang ada agar tidak terjadi gunjingan dari masyarakat yang membuat hubungan menjadi retak

Tidak Sembarang Bilang Sayang Kepada Orang yang Tidak Dalam Nilai dan Frekuensi Yang Sama
Tentunya setiap individu harus bisa menempatkan diri kepada siapa ia mengatakan sayang, jadi tidak menimbulkan kecemburuan yang mengakibatkan munculnya konflik.

Setelah memulai dari diri sendiri, relasi yang sehat harus dibangun bersama, karena komitmen bersama semua keputusan dalam menjalani hubungan harus atas persetujuan bersama, agar tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan sehingga mengalami KDP kekerasan dalam pacaran, hal apa saja yang bisa dilakukan agar relasi hubungan menjadi sehat ?

Pastikan Dalam Hubungan Kalian memiliki Satu Tujuan Yang sama

Terkadang perbedaan kecil dalam menentukan sebuah pilihan bisa menjadi percikan api yang besar dalam hubungan, sehingga pastikan kalian memiliki kesamaan tujuan, seperti mau dibawa kemana tujuan dari hubungan kalian. Diskusikan bersama pasangan dengan kepala yang dingin.

Komunikasi Yang Positif

Perlu adanya ketrampilan dalam komunikasi agar bisa saling memahami pikiran dan perasaan pasangan, hal ini dapat dilakukan dengan kontak mata yang baik saat berbincang dengan pasangan, fokus dan menjaga ketenangan, suara yang jelas dan ramah, tidak membentak atau memaki pasangan, perhatikan posisi tubuh dan bahasa tubuh, mendengarkan secara aktif sehingga pasangan merasa lebih diperhatikan dan jangan lupa berempati.

Harus Siap Berdiskusi

Dengan siapapun kalian menjalin hubungan pasti akan ditemukan perbedaan-perbedaan, seperti ketidak samaan hoby, ketidak samaan selara. Untuk menghindari konflik berlanjut pahami pasangan dan berikan stimulus pada diri masing-masing bahwa untuk bersama semua hal tidak harus sama, yang terpenting adalah pahami cara penyelesaikan konflik yang baik.

Jadilah Pasangan yang Suportif

Ketahuilah bahwa hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling membangun bukan hubungan yang saling menjatuhkan, dukungan dari orang terdekat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan seseorang.

Hargai Privasi Masing-Masing

Walaupun berkomitmen untuk bersama, bukan berarti pasangan harus selalu bersama, luangkan waktu untuk bersama teman, melakukan hoby masing-masing.

Pasangan yang ideal ialah dia yang bisa menghargai, dapat dipercaya, jujur dan suportif. Hubungan relasi yang sehat akan membuat kebahagian diantara pasangan, pasangan bahagia bukan berati tidak memiliki konflik tapi memiliki cara penyelesain konflik yang efektif.

Beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengatasi konflik dengan pasangan. Pertama tenangkan diri terlebih dahulu, fokus terhadap masalah jangan mengungkit masalah yang telah berlalu dan diskusikan dengan pasangan jalan keluar dengan kapala dingin. Saat diskusi mulai memanas beri waktu dan ruang untuk diri sendiri maupun pasangan untuk menenangkan diri dan meredakan ketegangan. Untuk menghindari menyalahkan orang lain serta menjaga perasaan pasangan saat membuat statment gunakan “I”, contohnya aku merasa kecewa saat kamu telat memberiku kabar, aku sangat  mengkhawatirkanmu, besok-besok lagi jika kamu sibuk tolong sebelumnya beritahu aku agar aku tidak cemas.

Impian setiap pasangan adalah memiliki relasi yang sehat, dimulai dari hal kecil, seperti mengucapkan terimakasih dan tolong, Karena sejatinya cinta bukan luka, cinta adalah kebahagian yang melengkapi hidupmu dan kebahagian diciptakan oleh diri sendiri bukan bergantung dengan orang lain.

 

Sumber referensi

Retrieved from : www.helpnona.com/apa -itu-pacaran-sehat.html pada 15/4/2018

Post Author: adminwilayahtiga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *